- Home>
- Kesimpulan Kelompok 2 Prinsip-prinsip Belajar dan Pembelajaran
Posted by : Masitoh Anisah
Kamis, 05 Oktober 2017
Prinsip-prinsip belajar (kelompok 2 : Kamelia dan Fitri Nur Amalia)
Ada beberapa prinsip yang relatif
berlaku umum yang dapat kita pakai sebagai dasar dalam upaya pembelajaran, baik
bagi siswa yang perlu meningkatkan upaya belajarnya maupun bagi guru dalam
meningkatkan mengajarnya.
Prinsip-prinsip belajar yang
meliputi.
1.
Perhatian
dan motivasi
Perhatian
terhadap belajar akan timbul pada siswa, apabila bahan pelajaran sesuai dengan
kebutuhannya. Apabila bahan pelajaran itu di rasakan sebagai sesuatu yang
dibutuhkan, diperlukan untuk belajar yang lebih lanjut, akan membangkitkan
motivasi untuk mempelajarinya.
2.
Keaktifan
Anak
merupakan mahluk yang aktif. Anak mempunyai dorongan untuk ingin mengetahui
sesuatu yang ingin diselesaikannya. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang
lain dan juga tidak bisa di limpahkan kepada orang lain. Belajar hanya mungkin
terjadi apabila anak aktif mengalaminya sendiri.
3.
Keterlibatan
langsung/ berpengalaman
Dalam
belajar melalui pengalaman langsung siswa tidak sekedar secara langsung tetapi
ia harus menghayati, terlibat langsung dalam perbuatan, dan bertanggung jawab
terhadap hasilnya.
4.
Pengulangan
Prinsip
belajar yang menekankan perlunya pengulangan barangkali yang paling tua adalah
yang dikemukakan oleh teori Psikologi Daya.
Menurut teori ini belajar adalah
melatih daya-daya yang ada pada manusia yang terdiri atas daya
mengamati, menanggap, mengingat, merasakan, berpikir, dan sebagainya. Dengan mengadakan
pengulangan maka daya-daya tersebut akan berkembang.
5.
Tantangan
Teori
Medan (Field Theory) dari Kurt Lewin mengemukakan bahwa siswa dalam situasi
belajar dalam suatu medan atau lapangan psikologis. Dalam situasi belajar siswa
menghadapi suatu tujuan yang ingin dicapai. Tetapi selalu terdapat hambatan
yaitu mempelajari bahan belajar, maka timbullah motif untuk mengatasi hambatan
itu, yaitu dengan mempelajari bahan belajar tersebut.
6.
Balikan
dan Penguatan
Siswa akan belajar lebih semangat
apabila mengetahui dan mendapatkan hasil yang lebih baik. Hasil yang baik akan
merupakan balikan yang menyenangkan dan berpengaruh baik bagi usaha belajar
selanjutnya.Siswa belajar dengan sungguh-sungguh dan mendapatkan nilai yang
baik dalam ulangan. Nilai yang baik itu mendorong anak untuk belajar yang lebih
giat lagi. Nilai baik dapat merupakan operant conditioning atau penguatan positif.
7.
Perbedaan
individual
Perbedaan individual berpengaruh
terhadap cara dan hasil belajar siswa. Karena nya, perbedaan individual perlu
diperhatikan oleh guru dalam upaya pembelajaran. Sistem pendidikan klasikal
yang dilakukan di sekolah kita umum nya kurang memperhatikan masalah perbedaan
individual, umum nya pelaksanaan pembelajaran di kelas dengan melihat siswa
sebagai individu dengan kemampuan rata-rata, kebiasaan yang kurang lebih sama,
demikian pula dengan pengetahuan nya.
B. Implikasi Prinsip-Prinsip
Belajar Bagi Siswa dan Guru
1.
Perhatian
dan motivasi
2.
Keaktifan
3.
Keterlibatan
langsung/berpengalaman
4.
Pengulangan
5.
Tantangan
6.
Balikan
dan penguatan
7.
Perbedaan
individual
