Archive for November 2017

  • Kesimpulan Kelompok Sembilan (Kurikulum).

    0

    Hasil Diskusi mengenai Kurikulum.

    Kurikulum bermaknakan dari bahasa latin, yakni Curriculae yang bermakna jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari. Bisa dianggap kurikulum adalah sebuah penghubung untuk program pembelajaran siswa/peserta didik.

    Landasan perkembangan kurikulum.

    1. Tujuan filsafat dan pendidikan nasional yang dijadikan sebagai dasar untuk merumuskan tujuan institusional.

    2. Sosial budaya dan agama yang berlaku dalam masyarakat.

    3.  Perkembangan peserta didik,  yang menunjuk pada karakteristik perkembangan peserta didik.

    4. Lingkungan secara manusiawi (interpersonal), lingkungan budaya termasuk IPTEK (cultural), lingkungan hidup dan geologis.

    5. Kebutuhan pembangunan, atau ekonomi.

    6. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan sistem.

  • Tears I can't Shed.

    0

    Tears I can't Shed.

    Characters:
    1. Arya.
    2. Mbo Darmi (brief)
    3. Mrs. Karina, Karin's mother.
    4. Karin. (Only voice)

    Setting:

    After Arya find Karin's address from her best friend, Aryo finally made his way right to his best friend's house. Things he would face simply unacceptable.

    Drama start.

    After struggles so hard just to find Karin's address and whereabouts, now Arya finally be able to meet her; hopefully. Now here he was, two in the afternoon, Arya stood right in front of a beautiful, yet simple house decorated with plain white paint and some of ornament. It was Karin's home.

    Arya: (gently knocked the door) Excuse me.

    After several minutes of waiting, the door swung open, revealed an old woman in a simple dress. As if she was the maid in the house. She dressed like that. It was Mbo Darmi, the house caretaker.

    Mbo Darmi: yes? Who are you, young man? Do you need anything from us?

    Arya: (seems hesitant for several times) Um— I'm here looking for Karin. Is she still at home?

    Mbok Darmi: Miss... Karin? But, sir, miss Karin already—

    ???: Who's there, Darmi?

    A voice cuts in, a beautiful woman who has distinctive similarity with Karin walking in, except that she has brown hair, and looks much older than Karin. She's Karin actual mom, Mrs. Karina. She held the arrogance on her stature. Especially when she walks.

    Mbok Darmi: Ma'am, this young man looking for... Miss Karin, ma'am. (Mbok Darmi seems unsure to tell her master about Arya's intention)

    Mrs. Karina: he's... What? (Mrs. Karina sounded disbelief, briskly walked right to Darmi's side. Her gaze right onto Arya) who are you? How did you know about my daughter, Karin?

    Arya: (he looked disbelief himself he faced Karin's mom) I-I'm sorry ma'am, I didn't introduce myself, yet. I'm Arya, Karin's friend.

    Karin's mom looked shock at first, but in a snap her reaction changed onto shocked on. She crumbled from her previous position, hugging herself as she started crying

    Mrs. Karina: oh my God, Karin mama so sorry, so sorry my dear! Mama didn't trusted you back then! Ooh... (Sobbed)

    Mbok Darmi and Arya: (shocked)

    Darmi: Ma'am, please hold yourself!

    Arya: w-what's wrong?! What happened to Karin's mother? What happened to Karin?!

    Despite Arya curious, there was a dread feel running down his spine, he was afraid. Has a bad feeling about this. But Mrs. Karina brokenly spoke.

    Mrs. Karina: I-I need to show something to you, Arya... Would you like to help this old lady and accompany me to some place? (She asks in broken voice)

    Arya: S-sure... (Dubious)

    After Mbok Darmi helped her master to prepared, both Mrs. Karina and Arya drove off to a certain place by use Arya's car. Karin's mom lead the way. It was long and tiring trip especially their destination seems quite far. But, the dread feel Arya witnessed beforehand, becoming a true.

    (Upon arrived on the said place)

    Arya: w-what is this...

    Arya seems didn't believed his own eyes, right in front of her, is Karin's— grave. It was strengthen by the name's curved on the tomb. It written Karin full name.

    Mrs. Karina: yes... Karin has been gone one month ago. Her weak immune can't stand anymore. She even couldn't raise from her bed back then... (Sobbed while hugging Karin's tomb)

    Arya: what— n-no... (Tears slowly falling, as he fell on his knee. Right beside Karin's grave) Karin...

    Mrs. Karina: her albino state different from the other... She was accompanied by weak immune systems and heart failure...

    Arya: s-she not tell me about that!

    Mrs. Karina: because she doesn't want you to be worried, Arya. At first, auntie though Karin being delusional because she told me about Arya; her best friend, b-but, seeing you here... I... (She cried once again, she feel guilty for didn't trust her daughter) Kariiinn, Arya's here, dear. Mama so sorry didn't trust you... Ohh, Karin... (Sobbed painfully)

    Arya becoming speechless, more tears falling, streaked his face. He didn't believed this, felt like he was in a long dream, and woke up within a slap right on his face.

    Arya: why... Why, Karin?! Why?!? I just want to tell you that I love you so much, Karin! I just want to tell you how precious you are in my live! But now, how could I continue on my dreams when you left me behind?!?

    Arya felt so mad; not to Karin, but to himself. For him because was too late to say goodbye for Karin, for late to say his feeling right to the one he loved so much. It was really painful, for Arya. Because Karin was the one cheered him up in his dull live.

    Mrs. Karina: I know this is hard, Arya... But please, don't mad at yourself... Karin gone away with smiling on her face... She never cried since she met you...

    Mrs. Karina words just fell deaf to Arya, because he was believe, it was his fault, that a single tear never shed from Karin. Because he was a coward who never say anything to her.

    (Fin)

  • Tears I Can't Shade. (Characterization and Synopsis)

    0

    Characters:

    Arya: A normal twenty years old college student. He was a smart boy, but he was quite distant. An introverted with uncertainty about his life and future.

    Karin: a mysterious, white-haired young girl with unknown past. Both her and Arya met on their special spot every week. She always giving encouraging toward Arya, helping him as best as she can.

    (Support characters will be adding during story thorough.)

    Synopsis.

    Both of them always meet on the park, every week. Arya and Karin talking everything, Arya feel comfortable to tell her about his anxiety, about his uncertainty. About his family and future. Even though Karin didn't say a single word about her family, Arya felt content with her just listened about his stories.

    But, suddenly Karin disappear. One week, two weeks, almost one month; Arya still waiting on the same place, yet Karin didn't came. As if she was being swallowed and never came back.

    Now its time for Arya to find her, to discovery about her past, and tell her about his love toward her...

    Will this turn out good? Or turned worse? The fate will uncovering themselves...

  • Jawaban UTS Belajar dan Pembelajaran

    0
    Nama: Masitoh Anisah
    Kelas: 3. B
    NIM: 1688203083

    Soal:

    Ceritakanlah, jika anda menjadi seorang guru, apa yang harus anda lakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas anda! Dengan mencakup beberapa aspek berikut ini:

    •  Teori-teori belajar apa yang anda aplikasikan?
    • Model, pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran apa yang akan diaplikasikan di kelas anda?
    • Pilihlah peran yang tepat sebagai seorang guru di kelas!

    Answer:


    a.       Saya akan menggunakan teori Skinner untuk mengajar peserta didik di kelas saya. Karena sesuai yang disebutkan oleh Skinner sebelumnya, bahwasannya Inti dari teori ini adalah dimana konsekunsi prilaku akan menyebabkan perubahan dalam probabilitas prilaku itu akan terjadi. Maksudnya, seorang murid akan bersemangat jika guru memberikan stimulus yang tepat. Contoh dari teori ini yakni, kita bisa memberikan stimulus berupa hadiah untuk peserta didik jikalau murid yang bersangkutan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan, atau berbuat baik. Sebaliknya, hukuman ataupun sangsi akan tercipta jikalau peserta didik tidak melaksanakan peraturan di sekolah atau di kelas. Semisal, murid tidak megerjakan PR sesuai perintah guru.
    b.    Pendekatan pembelajaran akan menggunakan student centered aproach, dimana saya ingin murid merasakan sendiri pembelajaran, mencari dari awal, mendapatkan ilmu dari pengalaman, sementara saya akan mengkoreksi apakah ada yang salah dan benar dalam pembelajaran mereka. Untuk model, saya ingin menggunakan student teams-achievement divison. Dalam model ini, bisa kita jumpai bahwasannya guru tidak membedakan murid, ingin mereka sama-sama berkerja; mengajarkan murid untuk tidak rasis dalam kelas, tetapi tetap belajar sendiri dalam evaluasi individu. Untuk strategi, saya telah menyiapkan beberapa agar kelas saya nantinya tidak membosankan, saya akan mengadospi baik itu strategi pembelajaran ekspositori, serta strategi pembelajaran problem solving. Untuk metode, saya ingin dikelas menerapkan semua metode, karena tidak semua pembelajaran hanya didapat dalam satu metode. Teknik yang akan saya teapkan pun akan macam-macam pula jenisnya, namun yang ingin saya lebih terapkan adalah metode pembelajaran diskusi. Saya ingin melatih pola pikir peserta didik yang akan saya ajad dikelas agar lebih tajam, kritis. Sehingg mereka mampu nantinya memecahkan permasalahan dengan baik.

    c.       Ada beberapa peran yang ingin saya harap bisa saya terapkan. Yakni pertama, saya  ingin murid saya memandang saya sebagai pendidik, yang tidak hanya mengajarkan, tapi membantu mereka kearah yang baik. Saya ingin menjadi guru sebagai pribadi, agar mereka dekat dengan saya.

    Jawaban (exclude soal: 300 words.

  • Kesimpulan Kelompok Delapan (Pendekatan Pembelajaran)

    0

    Pendekatan pembelajaran
    Dapat diartikan sebagai tolak ukur atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, mengisnpirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakup teoritis tertentu.

    Macam-macam pendekatan pembelajaran
    Pendekatan kontekstual
    Pendekatan kontruktivisme
    Pendekatan induktif
    Pendekatan deduktif
    Metode pembelajaran
    Cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran
    Prosedur, urutan, langkah-langkah, dan cara yang digunakan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran.

    Macam-macam strategi pembelajaran
    Strategi mengulang (rehearsal)
    Strategi elaborasi
    Strategi organisasi
    Strategi metakognitif

    Teknik pembelajaran
    Diartikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik.
    Cara-cara konkrit yang dipakai saat proses pembelajaran berlangsung

  • Kesimpulan Kelompok Tujuh (Sumber Belajar)

    0

    Pengertian Sumber Belajar
    Sumber belajar adalah segala sesuatu yang berada diluar diri siswa baik berupa orang maupun benda, pengalaman serta lingkungan yang dapat dipergunakan memudahkan proses belajar dan kegiatan pengajaran secara efektif dan efisien dalam bentuk abstrak atau konkret.
    Jenis-Jenis Sumber Belajar

    Dari pengertian sumber belajar melahirkan pembagian jenis sumber belajar dapat. Ada yang membagi menjadi enam jenis sumber belajar:
    · Pesan (Message)
    · Manusia (People)
    · Bahan (Material)
    · Peralatan (Device)
    · Teknik/Metode (Technique)
    · Lingkungan/Setting (Setting)

    Secara garis besarnya, terdapat dua jenis sumber belajar yaitu:
    Sumber belajar yang dirancang (learning resources by desain), yakni sumber belajar yang secara khusus dirancang atau dikembangkan sebagai komponen sistem intruksional untuk memberikan fasilitas belajar yang terarah dan bersifat formal.
    Sumber belajar yang dimanfaatkan (learning resources by utilization) yaitu sumber belajar yang tidak didesain khusus untuk keperluan pembelajaran dan keberadaan nya dapat ditemukan, di terapkan dan dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaraan.

    Manfaat dan tujuan sumber belajar
    · Selama pengumpulan informasi terjadi karena kegiatan berpikir yang kemudian akan menimbulkan pemahaman yang mendalam belajar (McFarlene,1992)
    · Mendorong terjadinya pemusatan perhatian topic sehingga membuat peserta didik menggali lebih banyak informasi dan menghasilkan hasil belajar yang lebih bermutu (kulthan,1993)
    · Meningkatkan keterampilan berpikir seperti keterampilan dalam memecahkan persoalan.
    Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar
    · Lingkungan sosial
    Lingkungan sosial dapat digunakan untuk memperdalam ilmu-ilmu sosial.
    · Lingkugan fisik (alam)
    Lingkungan alam atau lingkungan fisik adalah segala sesuatu yang bersifat alamiah

    E.     Fungsi sumber belajar dalam pendidikan
    1. Meningkatkan produktivitas pembelajaran dengan jalan:
    § mempercepat laju belajar dan membantu guru untuk menggunakan waktu secara lebih baik dan
    § mengurangi beban guru dalam menyajikan informasi, sehingga dapat lebih banyak membina dan mengembangkan gairah.
    2. Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual, dengan cara:
    § mengurangi kontrol guru yang kaku dan tradisional; dan
    memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuannnya.
    3. Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran dengan cara:
    § perancangan program pembelajaran yang lebih sistematis; dan
    § pengembangan bahan pengajaran yang dilandasi oleh penelitian.
    4. Lebih memantapkan pembelajaran, dengan jalan:
    § meningkatkan kemampuan sumber belajar;
    § penyajian informasi dan bahan secara lebih kongkrit.
    5. Memungkinkan belajar secara seketika, yaitu:
    § mengurangi kesenjangan antara pembelajaran yang bersifat verbal dan abstrak dengan realitas yang sifatnya kongkrit;
    § memberikan pengetahuan yang sifatnya langsung.
    6. Memungkinkan penyajian pembelajaran yang lebih luas, dengan menyajikan informasi yang mampu menembus batas geografis.
    Menurut Hijrah Saputra (2008)

    Fungsi sumber belajar adalah :
    o Dapat memberi pengalaman belajar langsung dan kongkrit
    o Memungkinkan sesuatu yang tidak bisa diadakan, dikunjungi, dilihat secara langsung.
    o Menambah dan memperluas cakrawala sajian.
    o Memberi informasi yang akurat dan terpadu.

  • My Future in Fifteenth from Now On.

    0

    Assalamualaikum wr, wb.

    What'll I do in the fifteenth years from now on?

    Honestly that's such a difficult question to answer.

    Though, I have my own plan about my future, yet the destiny paths quite a mysterious one.

    I have a plan to continue my study and gain my Magisterial title.  and maybe to continue my study for the Professor title. That was for sure.

    But my first dream is, I want to make my parents happy. In the way they hope the most.

    To visit Makkah. Yeah, I want to achieve this dream first. To make them be able pray in Makkah.

    I once dreamed, saw my parents smiled on the Holy place, waved at me. I remember the tight feel on my chest, realized that I was happy see those smiles on my parents face. It was so beautiful. It was the same smile I remembered when I've told them about my scholarship. Beautiful, once I woke up, I was cried.

    I want to see the smiles once again.

    And then, I'll make sure that my lil'bro have a best school and support his study. I want to help as best as I can.

    Because I know, I can imagine; him without my help, people could easily tainted his innocence mind. That's why, when my parents got older and tired, its my duty to help him, supporting him; both financial and moral.

    And, for myself—

    I want to gain my dream as a best translator ever.

    I want to learn many language as many as I can.

    Stepping my feet on the land I've never seen before.

    Living freely as best I can. Visiting many countries, making new friends from every world.

    I don't want a job that rules me. I want a job that the rule is me. I rule my time, my job, my office, etc. I want to make myself as comfortable as I can. That's why, I want to becoming a translator. I've tried from now; opening up a translation service for who needed it, even still new and just for intermediate one. My father said it was a good start to achieve my dream. And that make me smile. Because, when I see people who be able to working freely without being chained by rules, it was cool, and endearing. I want to do the same thing.

    And I have in mind to settle down, having my own family, my own children, and a good, maybe smart husband. I dont need a handsome one, as long we could be talking together, spend our time together, goofing around in positive way. That's what I have in mind about my future self from fifteenth years from now.

    But, like I said up there—

    Future itself is a mysterious path to walking through.

  • Kesimpulan Kelompok Enam (Abdul Khaliq Rasyidi); Faktor Eksternal dan Internal Belajar

    0

    Ada banyak faktor yang berpengaruh untuk kemauan dan minat belajar peserta didik.

    Faktor internal:
    1. Faktor Jasmani
    2. Faktor Kelelahan
    3. Faktor Psikologi.

    Faktor Eksternal:
    1. Orang tua
    2. Lingkungan tempat tinggal
    3. Guru.

    Sebagai tenaga pendidik, penting bagi kita untuk memotivasi peserta didik agar meningkatkan minat belajarnya. Banyak kasus dimana peserta didik kehilangan minat belajar, dikarenakan faktor faktor tertentu. Untuk itu, perlu banyak dukungan bagi peserta didik, agar tidak mengambil langkah yang salah.

  • Copyright © - Kyuu Haru's home

    Kyuu Haru's home - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan